Aku tidak MENULIS sejarah..tapi kusedang MENGKAJI sejarah..agar kudapat MENGUKIR sejarahku sendiri..

Jumat, 19 Oktober 2012


SEJARAH, SEBUAH FAKULTAS

By. La Oddang

 

Cendekiawan Nursangaji berujar, "..kita sedang menuntut ilmu pada Universitas Kehidupan". "..aku memilih Fakultas Sejarah", kataku kemudian.
........................................................................................................
 

"Hal ihwal masa sebelum saat ini..", demikian pengertianku tentang "sejarah". Terukir jelas pada dinding waktu, dimana Allah berfirman tentangnya. Maka ia adalah kisah yang digurat oleh Sang Guru Mumpuni, bernama : Pengalaman.

 

Sejarah menulis jatuh bangunnya seseorang, keluarga, kaum, umat, bangsa dan semua mahluk. Maka ia adalah ta'wil, cerminan ihwal bagi masa yang akan datang. "Sejarah tak akan pernah mengulangi dirinya, namun karakter manusia-lah yang senantiasa  memutar ulang sejarah", ujar Sang HAMKA, “Dari Perbendaharaan Lama”-nya. Duhai, sejarah adalah gambaran peta sistem, dimana Allah meletakkan "Hukum Alam-Nya".

 

Sang Guru mengajarkan sejarah, ia mengutip setiap butir hikmah didalamnya, sebagai ibrah yang adiguna. Memaafkan dan berlaku adil, begitulah permata sejarah menamakan dirinya. Menghargai waktu dan arif bagi kehidupan di masa ini, demikian sejarah senantiasa menunjukkannya. Maka sejarah, sesungguhnya adalah "Ayat Allah" yang terukir pada sepanjang masa. Wahai, bacalah olehmu, ukirlah dengan indah, …sejarahmu sendiri.

 

Wallahualam Bissawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar